Sabtu, 10 November 2018

Hari Pahlawan, Dandim 0815 Bersama Forkopimda Ziarah Nasional Di TMP Gajah Mada




Mojokerto, - Komandan Kodim (Dandim) 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH bersama Unsur Forkopimda Kabupaten dan Kota Mojokerto melaksanakan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Gajah Mada, Jalan Pahlawan Kota Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (10/11/2018).

Ziarah nasional tersebut dilangsungkan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Ke-73 Tahun 2018, yang pelaksanaannya seusai Upacara Peringatan Hari Pahlawan. Dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi, SH bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) sementara AKP Hudi S dari Polres Mojokerto Kota sebagai Komandan Upacara.

Hadir dalam kegiatan sekitar 400 orang, antara lain Danrem 082/CPYJ diwakili Kasiops Letkol Inf Slamet Supriyanto, Kapolres  Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. S.I.K. MSc (Eng), Kajari Kabupaten Mojokerto Rudy Hartono, SH., MH., Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H. Ismail Pribadi, SE., Sekdakab Mojokerto Ir. Herry Suwito, MM, Sekda Kota Mojokerto Hj. Harlistyati, SH., M.Si, Dandenpom V/2 Mojokerto Mayor Cpm Rudi HW, SH dan Gadik SPN Polda Jatim AKP Suryadi.

Peserta upacara terdiri dari 1 SST Kelompok Pamen Korem 082/CPYJ, Kodim 0815, Bapras, Polres Mojokerto, dan Polres Mojokerto Kota, 1 SST Kelompok Pama Korem 082/CPYJ, Kodim 0815, Bapras, Polres Mojokerto, dan Polres Mojokerto Kota, 1 SST LVRI, 1 SST Persit KCK dan Bhayangkari, 1 SSR Satsikmil Ajenrem 082 Mojokerto, 1 SST Pasukan Bersenjata Rem 082/CPYJ, 1 SST Pasukan Bersenjata Yonif PR 503/MK, 1 SST Pasukan Bersenjata Polres Mojokerto, 1 SST Polres Mojokerto Kota, 1 SST Gabungan Kodim 0815 dan Sat Bapras Rem 082/CPYJ, Gabungan ASN Rem 082/CPYJ – Kodim 0815, 1 SST Satpol-PP Kota Mojokerto, 1 SST Karyawan Hotel Grand Wizh Trawas, dan 1 SSK Pramuka/Pelajar SMK Tamansiswa.

Pantauan di lapangan, prosesi ziarah nasional diakhiri dengan penghormatan terakhir kepada arwah pahlawan dilanjutkan dengan tabur bunga.

Usai kegiatan, Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH mengatakan, ziarah nasional atau ziarah kubur ini dilakukan untuk mengenang dan menghormati jasa dan perjuangan para pahlawan.

“Beliau-beliau ini yang telah memperjuangkan, merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari tangan penjajah.  Sudah menjadi kewajiban kita sebagai generasi penerus bangsa untuk selalu mengenang jasa-jasa mereka dan melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan,” tegas Dandim.

Masih tutur Dandim, perjuangan para pahlawan ini tidak bisa diukur dengan materi. Tak hanya harta dan benda, para pahlawan ini dengan ikhlas menyerahkan segenap jiwa raganya demi mempertahankan Bumi Pertiwi dari tangan penjajah.

“Untuk itu, saya menghimbau dan mengajak kepada generasi muda, utamanya warga Mojokerto untuk terus mengenang dan menghormati jasa-jasa para pahlawan serta mewarisi semangat juang para pahlawan. Kita semua harus melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan melalui kegiatan dan hal-hal positif dalam mengisi kemerdekaan,” pungkas Dandim.

Peringati Hari Pahlawan, Dandim 0815 Irup Di Pemkot Mojokerto




Mojokerto, - Komandan Kodim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Hari Pahlawan Ke-73 Tahun 2018 di Halaman Kantor Pemkot Mojokerto Jalan Gajah Mada Nomor 145 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (10/11/2018).

Upacara Hari Pahlawan Ke-73 Tahun 2018 ini mengusung tema "Semangat Pahlawan Di Dadaku", dengan Danup Kanit Lantas Polsek Kota Prajurit Kulon Res Mojokerto Kota AKP Mady Artha Jaya dan dihadiri antara lain Walikota Mojokerto diwakili Sekda Harlistyati, SH., M.Si, Danrem 082/CPYJ diwakili Kasilogrem 082/CPYJ Letkol CAJ Drs. Sutejo, Kapolres Mojokerto Kota diwakili Kabagops AKP Agus Supriyono, Kajari Kota Mojokerto diwakili Kasi Intel Ali Munif, SH.

Selain unsur Forkopimda Plus, tampak pula Wadan Denpom V/2 Mojokerto Mayor Cpm Marsidianto, Para Staf Ahli Walikota, Para Asisten Sekda, Ka OPD, Forpimka Prajurit Kulon dan Magersari, Camat Kranggan, Lurah se-Kota Mojokerto dan undangan serta peserta upacara terdiri dari Kelompok Korsik, 1 SST Kodim 0815 Mojokerto, 1 SST Polres Mojokerto Kota, 1 SST Satpol PP, 1 SST Dishub, 1 SST Guru, 3 SST KORPRI, 2 SST Pelajar, 2 SST Pramuka dan Paduan Suara SMA Katolik Kota Mojokerto, secara keseluruhan berjumlah 500 orang.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 0815 Letkol Kav Hermawan Weharima, SH selaku Irup, membacakan amanat Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita, diantaranya, bahwa setiap tahun pada tanggal 10 Nopember, Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang peristiwa pertempuran di Surabaya pada 73 tahun silam yang merupakan perang fisik pertama setelah Bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.

Di bulan Nopember, lanjut Dandim, ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Para Syuhada Bangsa tersebut telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya.

Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun substansi, setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu kiranya, seluruh rangkaian kegiatan peringatan hari Pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun Bangsa Indonesia,” tandas Dandim.

“Tema Hari Pahlawan Tahun 2018 adalah : “Semangat Pahlawan Di Dadaku” mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan, oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan. Setiap warga negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, dan bagi bangsa dan negara,” demikian ungkap Dandim 0815 di akhir membacakan amanat Mensos RI.

Sementara itu, Upacara Peringatan Hari Pahlawan yang berlangsung di Pemkab Mojokerto Jalan A. Yani Nomor 16 Kota Mojokerto dengan Irup Wakil Bupati Mojokerto, H. Pungkasiadi, SH, Perwira Upacara (Paup) dijabat Kepala Satpol PP Suharsono, S.Sos., M.Si dan Danramil 0815/15 Jatirejo Kapten Inf Supriyanto sebagai Komandan Upacara (Danup).

Hadir dalam upacara tersebut sekitar 650 orang, antara lain, Danrem 082/CPYJ diwakili Kasiops Rem 082/CPYJ Letkol Inf Slamet Supriyanto, Dandim 0815 Mojokerto diwakili Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S.Sos, Kapolres Mojokerto diwakili Kabag Sumda Kompol Saifur Rizal, Kapolres Mojokerto Kota diwakili Kabag Sumda Kompol Edi Suhariono, Kajari Kabupaten Mojokerto Rudy Hartono, SH., MH., Ketua PN Mojokerto, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H. Ismail Pribadi, SE, Sekdakab Mojokerto Ir. Herry Suwito, MM., Para Staf Ahli, Asisten dan Ka OPD, Forpimka (Camat, Kapolsek, Danramil) serta diikuti pasukan upacara terdiri dari 1 Pok Korsik Ajenrem 082/CPYJ, 2 SST Pasukan Bersenjata Kodim 0815 Mojokerto dan Yonif PR 503/MK, 1 SST Polres Mojokerto, 1 SSK KORPRI, 1 SSK PGRI, IGTKI dan Karyawan/wati Hotel Grand Wizh Trawas serta 1 SSK Pelajar dan Pramuka.

Masih di wilayah Mojokerto, khusus untuk Jajaran TNI, Upacara Peringatan Hari Pahlawan berlangsung di Lapangan Asrama Korem 082/CPYJ Jalan Gajah Mada Nomor 04 Cikaran Kota Mojokerto, bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Staf Korem 082/CPYJ Letnan Kolonel Inf Moch. Sulistiono. Sementara Pasilat Sioprem 082/CPYJ Kapten Inf MR Harjono,S.Sos didapuk sebagai Komandan Upacara.  Kegiatan yang diselenggarakan oleh Korem 082/CPYJ tersebut dihadiri sekitar 500 orang, antara lain para Kasi Korem 082/CPYJ, para Komandan/Kepala Satuan Bapras jajaran Korem 082 serta Para Prajurit dan ASN/PNS Makorem 082/CPYJ, Kodim 0815 Mojokerto dan Bapras Jajaran Rem 082.

Jumat, 09 November 2018

Personel Militer & ASN Kodim 0815 Laksanakan Garjas Periodik II TA. 2018


Mojokerto, - Sejumlah Prajurit dan PNS/ASN Kodim 0815 Mojokerto melaksanakan Test Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik II Tahun Anggaran 2018, di Lapangan Cikaran Jalan Gajah Mada Nomor 4 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (08/11/2018). 

Pantauan di lapangan, sebelum para peserta melaksanakan kegiatan Garjas terlebih dahulu dilakukan pengecekan personel oleh Kajasrem 082/CPYJ Kapten Inf Haryono dilanjutkan pemeriksaan kesehatan oleh Tim Denkesyah 05.04.02 Mojokerto kemudian senam pemanasan oleh Tim Jasrem 082/CPYJ.

Pada kesempatan tersebut, Kajasrem 082/CPYJ Kapten Inf Haryono menyampaikan, Garjas ini dilaksanakan untuk mengukur kemampuan, untuk itu laksanakan kegiatan ini dengan baik namun demikian tetap utamakan faktor keamanan dan sesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Bila ada yang sakit atau tensi tinggi segera melapor ke Tim Kesehatan. 

“Dalam Garjas kali ini, seluruh anggota melaksanakan test kesgaran A lari 3.200 meter, kemudian test kesegaran B meliputi pull up, shit up, push up dan shutle run. Setelah test kesegaran A dan B, seluruh peserta melanjutkan ketangkasan renang dengan gaya dada berjarak 50 meter di kolam renang Wisata Desa, Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto,” terangnya.

Sementara Pasiops Kodim 0815 Mojokerto Kapten Arh Suminto, mengatakan, sebenarnya pelaksanaan test kesegaran jasmani ini sudah berlangsung sejak Selasa (06/11) hingga Kamis  (08/11) yang diikuti sejumlah perwira pertama (Pama), Bintara, Tamtama dan PNS/ASN Kodim 0815 Mojokerto.  

“Selain personel Kodim 0815 Mojokerto, kegiatan Garjas juga diikuti personel Korem 082/CPYJ dan Bapras Jajaran Korem 082. Kegiatan ini (Garjas) diselenggarakan oleh Jasrem 082/CPYJ bekerjasama dengan Staf Personel Kodim 0815 dibantu Staf Operasi.  Untuk personel yang hadir di hari ketiga ini sejumlah 146 orang terdiri dari 115 personel militer dan 31 personel ASN/PNS,” ungkapnya.


Pada saat berlangsungnya kegiatan, Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S.Sos, berkesempatan meninjau pelaksanaan Garjas sekaligus memberikan semangat anggota Kodim 0815 yang sedang melaksanakan test kesegaran A dan B. 

Di sela-sela istirahat, Kasdim menegaskan, test kesegaran jasmani periodik ini, selain untuk mengukur kemampuan juga untuk mengetahui sejauhmana hasil dari pola pembinaan jasmani yang dilaksanakan rutin setiap Selasa dan Kamis selama satu semester.  

“Maka dari itu, seluruh personel diharapkan memaksimalkan kegiatan test kesegaran ini sesuai kemampuan dan utamakan faktor keamanan,” pintanya.

Dandim 0815 Bersama Forkopimda Ziarah Di Makam Syuhada Kemerdekaan KH. Nawawi




Mojokerto, - Komandan Kodim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH., bersama Forkopimda Kota Mojokerto melaksanakan ziarah rombongan di Makam Syuhada Kemerdekaan Al-Maghfurlloh KH. Nawawi, di TPU Dusun Mangunrejo Desa Sidoharjo Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto, Jawa  Timur, Jum’at  (09/11/2018).   Kegiatan ini dilaksanakan menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2018.

Unsur Forkopimda yang hadir dalam ziarah rombongan antara lain Sekda Kota Mojokerto Hj. Harlistyati, SH., M.Si, mewakili Walikota Mojokerto, Wakapolres Mojokerto Kompol Hadi Prayitno, SH mewakili Kapolres Mojokerto Kota, Kajari Kota Mojokerto diwakili Kasi Intel Ali Munif, SH.

Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH., selaku Pimpinan Ziarah Rombongan, memimpin penghormatan dan mengheningkan cipta dilanjutkan peletakan karangan bunga di Makam Syuhada Kemerdekaan Al-Maghfurlloh KH. Nawawi.

Pada kesempatan tersebut, Ifa Mu'ammin ASN Kodim 0815 Mojokerto, membacakan riwayat hidup - sejarah singkat KH. Nawawi.  Disampaikan, bahwa Syuhada Kemerdekaan dan Komandan Laskar Sabilillah KH. Nawawi dilahirkan di Dusun Lespadangan Desa Terusan Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto pada tahun 1886 dari pasangan Ayah Munadi dan Ibu Siti Chalimah.  Perjalanan KH. Nawawi mulai masa anak-anak hingga masuk sekolah di HISP (Hollands Inlandsche School Partikelir) setingkat SD, kemudian masa remaja KH. Nawawi pernah nyantri kepada Hadratussyaikh Hasyim Asyari di Ponpes Tebu Ireng Jombang, Kyai Khozin Siwalan Panji Sidoarjo, Kyai Sholeh Mojosari, Kyai Zainudin Nganjuk dan Kyai Kholil Kademangan Bangkalan Madura, Beliau juga merupakan salah satu pendiri NU di Mojokerto pada tahun 1928. 

“Pada masa revolusi fisik, KH. Nawawi menjabat sebagai Komandan Laskar Sabilillah, yang wilayahnya meliputi Mojokerto, Kedamean Gresik, Sepanjang dan Sukodono Sidoarjo, hingga beliau gugur pada tanggal 22 Agusutus 1946 dalam pertempuran melawan Belanda di Dusun Sumantoro Desa Plumpungan Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo.  Jenazahnya kemudian ditandu oleh Pasukan Laskar Sabilillah menuju rumah duka di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto dan dikebumikan di TPU Dusun Mangunrejo Desa Sidoharjo Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto atau yang lebih dikenal dengan Makam Losari atau Makam Panjang,” demikian disampaikan ASN Ifa Mu'ammin.

Komandan Kodim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH, saat dikonfirmasi mengungkapkan, ziarah rombongan di Makam Syuhada Kemerdekaan dan Komandan Laskar Sabilillah Al-Maghfurlloh KH. Nawawi, yang dilaksanakan menjelang peringatan Hari Pahlawan merupakan salah satu bentuk penghormatan sekaligus mengenang jasa-jasa beliau semasa hidup yang telah berjuang dalam merebut dan mempertahankan Kemerdekaan RI.

“Prinsip yang tertanam pada dada beliau “Pahlawan Pejuang Tak Kan Pernah Mati”, itu merupakan sifat patriotik dan nilai-nilai luhur yang beliau miliki dan patut kita teladani”, tegasnya. 

“Ingat, Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai jasa para Pahlawannya.   Untuk mengenang jasa-jasa beliau, salah satunya dengan menjadikan lokasi gugurnya beliau sebagai titik Start Napak Tilas Perjuangan Beliau (KH. Nawawi),” tandasnya.

Dandim juga berpesan agar masyarakat khususnya generasi muda tidak melupakan sejarah dan tetap menghargai jasa para pahlawan, para pendahulu kita yang telah mengorbankan segalanya demi Republik yang kita cintai ini.

Selain unsur Forkopimda, tampak pula Pasidalprog Sren Korem 082/CPYJ Mayor Inf Widod Agus Widoratno, Kabag Sumda Polres Mojokerto Kota Kompol Edi Cahyono, SH, Ka Satpol PP Kota Mojokerto Dodik Heriyana Murtono, S.STP, M.Si, Kadisporabudpar Kota Mojokerto H.Novi Rahardjo, S.STP, M.Si selaku penanggung jawab kegiatan, Ka OPD Pemkot Mojokerto, Wakil Walikota Mojokerto Terpilih Ahmad Rizal Zakariya, Pasipers Kodim 0815 Kapten Inf Kambali, Perwira Staf dan Para Danramil Jajaran Kodim 0815.

Adapun susunan pasukan dalam ziarah rombongan, terdiri dari 1 SST gabungan Ikatan Keluarga Besar Bani Nawawi (IKEBANA), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan undangan, 1 SST  Deputasi Pama Kodim 0815,  1 SSR Satsik Ajenrem 082/CPYJ, 1 SST Kodim 0815, 1 SST Polres Mojokerto Kota, 1 SST Satpol PP Kota Mojokerto, 1 SST Pramuka dan 2 SST Pelajar Kota Mojokerto

Untuk diketahui, dalam memperingati dan mengenang jasa-jasa perjuangan Syuhada Kemerdekaan dan Komandan Laskar Sabililillah Al-Maghfurlloh KH. Nawawi, selain diisi dengan ziarah, juga diisi dengan pengajian umum dan kegiatan Napak Tilas Perjuangan KH. Nawawi dengan start di lokasi gugurnya beliau di Dusun Sumantoro Desa Plumpungan Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo dan finish di depan Kantor Pemkot Mojokerto Jalan Gajah Mada Nomor 145 Kota Mojokerto (Depan Ponpes An-Nawawiyah), Minggu (11/11).

Perkokoh Silaturahmi, Danramil 0815/14 Dlanggu Pimpin Pertemuan Rutin Pepabri




Mojokerto, - Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) Ranting Dlanggu menggelar pertemuan rutin di Kantor Pepabri Ramil 14/Dlanggu, Jalan Basuki Rahmat Nomor 10, Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (08/11/2018).

Hadir dalam kegiatan tersebut, sekitar 40 orang, antara lain Anggota Pepabri dan Anggota Persatuan Istri Purnawirawan (PERIP) dan Warakawuri (Janda Prajurit) serta undangan

Danramil 0815/14 Dlanggu Kodim 0815 Mojokerto Kapten Inf Teguh Irianto, dalam pengantarnya saat membuka acara mengatakan, pertemuan rutin ini merupakan sarana memperkokoh persatuan dan sebagai wahana memupuk persaudaraan di antara organisasi.

Selain itu, pertemuan ini juga sebagai sarana silaturahmi dan menjalin komunikasi antara Koramil 0815/14 Dlanggu dengan Pepabri, sehingga lebih harmonis guna mendukung pelaksanaan tugas pembinaan teritorial yang dilakukan Koramil sebagai Satuan Komando Kewilayahan.

Pada kesempatan tersebut, Danramil juga menegaskan, bahwa bapak-bapak yang tergabung dalam Pepabri, sebelum purna merupakan senior-senior kami dan pernah membimbing serta mendoktrin kami untuk menjadi generasi muda yang berjiwa Sapta Marga. 

Terima kasih juga disampaikan Danramil kepada pengurus Pepabri atas partisipasi dan kerjasamanya selama ini sehingga wilayah Dlanggu aman dan kondusif.  Namun demikian kita semua harus tetap mengikuti setiap perkembangan situasi terlebih menjelang Pileg dan Pilpres demi mewujudkan situasi yang kondusif.  

"Kita semua harus berperanserta membantu menciptakan situasi yang harmonis mulai lingkungan, organisasi dan wilayah demi keberlangsungan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,. Kami sangat yakin, dengan jiwa nasionalis yang dimiliki, tentunya Pepabri selalu berkontribusi dalam memelihara dan menjaga keutuhan NKRI, " tandas Danramil.

Ungkapan senada disampaikan Ketua Pepabri Ranting Kecamatan Dlanggu, Pelda Purn Mardiyono, bahwa pertemuan rutin ini menjadi pengingat dan penyemangat sekaligus menambah kekompakan para purnawirawan untuk tetap setia kepada negara dan bangsa.

"Pertemuan rutin ini, sebagai sarana meningkatkan kekompakan sekaligus  sebagai penyemangat bagi para purnawirawan. Walaupun secara usia sudah tidak muda lagi namun dengan semangat bela negara yang dimiliki,  Pepabri berkomitmen untuk turut serta menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah demi keutuhan dan tetap tegaknya NKRI," tegasnya. 

Kamis, 08 November 2018

Anggota Militer, ASN & Persit Koramil 0815/03 Sooko Terima Sosialisasi Kanker




Mojokerto, - Danramil 0815/03 Sooko Kodim 0815 Mojokerto Kapten Inf Hari Subiyanto membuka kegiatan Sosialisasi Kanker di Ruang Pertemuan Makoramil 0815/03 Jalan Raya Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (08/11/2018).

Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan atas kerja sama Kodim 0815 Mojokerto dan Lembaga Kanker Indonesia (LKI) dihadiri Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 04 Ny. Indah Hari Subiyanto dan diikuti Personel Militer sejumlah 8 orang, ASN/PNS 2 orang dan Anggota Persit KCK Ranting 04 sebanyak 14 orang.

Danramil 0815/03 Sooko Kapten Inf  Hari Subiyanto, saat membuka acara mengatakan, sosialisasi kanker ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian yang diakibatkan penyakit kanker di Indonesia khususnya bagi kaum wanita.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh anggota baik militer maupun Persit dapat menambah pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya kanker, sehingga memiliki kemampuan untuk mengenali dan mendeteksi secara dini guna mencegah adanya penyakit kanker,” ungkapnya.

Berikutnya penyampaian materi dari Tim Sosialisasi LKI Perwakilan Surabaya, Fauzan Faisal, S.KM., diantaranya menjelaskan pengertian kanker, yaitu pertumbuhan sel dalam  tubuh yang tidak normal, biasanya berawal dari tumor, baik tumor jinak maupun tumor ganas.

“Penyakit kanker yang berkembang selama ini diantaranya kanker  prostat bagi pria, dan kanker rahim  dan  payudara bagi wanita,” imbuhnya.

Masih papar pemateri, ada beberapa faktor pemicu kanker, diantaranya faktor keturunan atau genetika, zat kimia, polusi udara dan asap kendaraan, Zat Carzinogen yang terdapat pada makanan dan minuman tertentu.

“Kanker juga bisa terjadi akibat cara pengolahan dan penyajian makanan yang salah.  Untuk itu diperlukan upaya mencegah dan menghindari kanker melalui cara sehat dan hemat,” bebernya.

Untuk diketahui, Lembaga Kanker Indonesia (LKI), sebelumnya pernah menggelar kegiatan serupa di Makodim 0815 dan Makoramil 0815/19 Magersari, pada Oktober lalu.

Kodim 0815 Berikan Edukasi Wawasan Kebangsaan Siswa SDIT Permata




Mojokerto, - Sejumlah 121 siswa-siswi Kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Permata Kota Mojokerto melakukan kunjungan pendidikan ke Markas Kodim 0815 Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (07/11/2018).

Kedatangan para siswa–siswi SDIT Permata tersebut dipimpin Kepala Sekolah Nur Aisyiyah, S.Pd, beserta 7 orang guru pendamping, disambut Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0815 Mojokerto Kapten Arh Supriyono selaku Koordinator Kegiatan.

Selanjutnya para siswa diberikan pembekalan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) oleh Tim Outbond Bela Negara Kodim 0815, Serma Sofiul beserta enam personel militer lainnya.  Para siswa juga dikenalkan dengan sejumlah permainan/outbond seperti bola tali dan holahop, yang berlangsung di halaman Makodim 0815.

Para siswa sangat antusias selama menerima materi dari Tim Outbond Bela Negara Kodim 0815. Bahkan ketika dikenalkan dengan senjata ringan laras panjang, para siswa tampak penuh semangat.

Usai outbond, para siswa diajak ke ruang data untuk mengikuti materi wawasan kebangsaan dan menyaksikan film dokumenter seperti profil TNI dan film Merah Putih Memanggil.

Pasiter Kodim 0815 Kapten Arh Supriyono saat dikonfirmasi, menuturkan, TNI AD melalui Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil), salah satunya Kodim 0815 Mojokerto melaksanakan pembinaan wawasan kebangsaan dengan tujuan untuk membina sekaligus membentuk masyarakat khususnya para siswa selaku generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan guna menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mempererat ke-Bhineka Tunggal Ika-an dalam menjaga keutuhan NKRI.

Sementara, Dewi Masitoh Fatmawati, S.Pd, salah satu Guru Pendamping Kelas V SDIT Permata, saat dikonfirmasi mengatakan, kunjungan pendidikan ke Kodim 0815 Mojokerto untuk mengenalkan anak didiknya dengan institusi militer.

Selain itu, lanjutnya, para siswa juga dikenalkan dengan materi kedisiplinan, wawasan kebangsaan, bela negara dan outbond termasuk film edukasi dan dokumenter. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kodim 0815 Mojokerto atas kesediaannya membekali wawasan kebangsaan bagi siswa/siswi Kelas V SDIT Permata

“Diharapkan para siswa mengenal lebih dekat aktivitas dan tugas pokok tentara (TNI) salah satunya Kodim 0815 Mojokerto. Melalui pembekalan materi wawasan kebangsaan maka akan semakin menumbuhkan kecintaan para siswa terhadap tanah airnya sekaligus membentuk sikap bela negara,” ungkapnya.

Kasdim 0815 : Generasi Muda Sebagai Agen Perubahan



Mojokerto, - Kepala Staf Kodim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S.Sos menjadi pemateri dalam kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan bagi generasi muda yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto, di Hotel Puri Srijaya, Pacet Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (07/11/2018).  Acara tersebut dibuka oleh Kadisparpora Kabupaten Mojokerto Djoko Widjayanto, AP., MM.
  
Di awal materi yang bertajuk Membangun Sikap dan Mental Generasi Muda Dalam Menjaga Wilayah NKRI, Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S.Sos, mengajak peserta untuk kilas balik Sejarah Nusantara, Masa kerajaan Sriwijaya Abad VII - XII Masehi dan Kerajaan Majapahit Abad XIII - XVI Masehi, Masa Kolonial Belanda dan Perang yang bersifat Kedaerahan selama kurang lebih 300 tahun.

“Masa Kebangkitan Nasional dengan Organisasi Budi Utomo yang didirikan tanggal 20 Mei 1908 oleh Dr. Sutomo menjadi Perintis Semangat Kebangsaan, yang dua puluh tahun kemudian lahirlah Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 Penegas Semangat dan Spirit Kebangsaan. Setelah Indonesia merdeka, masih banyak yang harus kita perbuat, diantaranya mempertahankan dan mengisi kemerdekaan sekaligus menjaga integritas bangsa,” beber Kasdim. 

Tahun 2045 merupakan milestone atau peristiwa penting bagi Bangsa Indonesia yaitu 100 tahun Kemerdekaan Indonesia. 100 tahun menuju Indonesia Emas ini ada di tangan para pemuda sebagai pewaris atau penerus bangsa.  Seratus tahun menuju Indonesia Emas merupakan sebuah visi sekaligus menjadi puncak dan titik balik semua cita-cita Bangsa Indonesia, papar Kasdim.

Masih papar Kasdim, Indonesia sangat strategis karena merupakan negara kepulauan terbesar dengan 17.504 pulau yang memiliki sumber daya alam melimpah, sehingga membuat iri bangsa-bangsa lain dan berhasrat ingin menguasainya melalui berbagai cara diantaranya dengan perang proxy atau proxy war yang memanfaatkan segala aspek berbangsa dan bernegara yang meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan dan keamanan. 

“Demonstrasi buruh yang berkepanjangan hingga menimbulkan konflik sosial, tawuran pelajar dan demo mahasiswa yang anarkhis, tawuran antar kampung, konflik komunal, perilaku seks bebas dan peredaran Narkoba yang tidak terbendung, itu merupakan bagian proxy war yang dilancarkan lawan untuk menghancurkan Indonesia dari segala aspek,” paparnya.

Untuk itu, kata Kasdim, pemuda sebagai agen perubahan (agent of change) tentunya harus menunjukan eksistensinya melalui aktivitas dan prestasi nyata baik di bidang olah raga, kesenian, agama dan lain-lain sehingga bisa menjawab tantangan jaman sekaligus mampu menjadi benteng negara.

“Aksi pemuda dalam bela negara dapat diwujudkan melalui menjadi tokoh dan contoh di masyarakat, memiliki kebanggaan menjadi warga negara Indonesia, tidak mudah terpengaruh budaya asing dan arus globalisasi yang salah, turut menjaga Ke-Indonesia-an kita yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, semangat persatuan dan kesatuan, toleransi, menjaga keberagaman/pluralisme dan kesetiakawanan sosial atau kemanusiaan,”jelasnya.

Di akhir materinya Kasdim menegaskan sekaligus mengajak peserta untuk merawat, memelihara dan mengamalkan Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika demi tetap tegaknya NKRI sebagai bentuk negara sekaligus rumah bersama.

Usai tanya jawab, dilakukan penyerahan secara simbolis Piagam Penghargaan Pembinaan Wawasan Kebangsaan kepada peserta oleh Kasdim 0815 Mojokerto dan diakhiri dengan foto bersama.

Tampak hadir di acara tersebut, Kasi Penyadaran Pemuda Disparpora Kabupaten Mojokerto, Budi Untoyo, SIP dan para pemuda peserta pembinaan Wawasan Kebangsaan Kabupaten Mojokerto dari perwakilan GM FKPPI, GP Ansor, Purna Paskibraka, IPPNU dan IPNU serta perwakilan Karang Taruna secara keseluruhna berjumlah 100 orang.

Rabu, 07 November 2018

Optimalisasi Peran Satuan Linmas, Ini Penjelasan Pabungdim 0815




Mojokerto, -  Bela Negara Dalam Upaya Menciptakan Ketahanan Nasional Guna Menjaga Keutuhan NKRI, menjadi materi pokok Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0815 Mojokerto Mayor Arm Imam Duhri saat menjadi pemateri pada kegiatan Optimalisasi Peran Satuan Linmas Desa/Kelurahan Dalam Pam Swakarsa Tahun 2018, Rabu (07/11/2018).

Kegiatan yang diselenggarakan Satpol PP Kabupaten Mojokerto berlangsung di Unit Pelatihan Kerja (BLK) Disnaker Provinsi Jatim, Jalan Raya Pasinan Desa Jabon Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (07/11/2018)

Dalam materinya, Pabung Kodim 0815 Mayor Arm Imam Duhri, menegaskan bahwa NKRI adalah negara besar, yang kaya potensi sumber daya alam (SDA), apabila di kelola dengan baik secara benar akan menjadi modal dasar pembangunan. Namun kekayaan SDA tersebut, berpotensi memunculkan berbagai ancaman dari negara yang ingin memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

Menengok sejarah merebut kemerdekaan, lanjut Pabung, yang diawali dari perjuangan bersifat kedaerahan, kemudian muncul semangat kebangsaan dengan berdirinya organisasi Budi Utomo 20 Mei 1908, kemudian diikuti para pemuda nusantara yang menggelorakan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Dengan perjuangan yang gigih sehingga mampu menghantarkan Bangsa Indonesia dalam memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

“Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ternyata masih menyisakan sejumlah ancaman berupa pemberontakan separatis yang berusaha mengoyak kewibawaan dan keutuhan NKRI,” tandasnya.

Masih papar Pabung, untuk menjaga, memelihara dan mempertahankan keutuhan bangsa atau NKRI kita dan semua warga negara berkewajiban malaksanakan pembelaan terhadap negara atau bela negara. Namun tentunya semangat bela negara harus tetap berpegang teguh pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang dikenal dengan Empat Konsensus Dasar Berbangsa dan Bernegara.

Ditegaskan Pabung, Satuan Linmas sebagai garda terdepan di tingkat desa/kelurahan memiliki peran penting dalam mewujudkan situasi yang kondusif, yang dalam pelaksanaannya harus berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, melalui kepala desa/kelurahan.   

“Bentuk konkret bela negara dapat dilakukan Linmas melalui berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman sehingga akan terwujud ketahanan suatu wilayah yang pada akhirnya dapat berkontribusi bagi ketahanan nasional,” tegasnya.

Sebelum mengakhiri materi, Pabung mengajak para Satlinmas meningkatkan kemampuan kapasitas, integritas dan nasionalisme terhadap NKRI sehingga mempunyai kepekaan terhadap ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dihadapi bangsa dan NKRI.

Sementara Kabid Linmas Satpol PP Kabupaten Mojokerto Drs. Karel, MM, di awal acara mengajak para Peserta Pembekalan Satlinmas menjadi pelopor di setiap lingkungannya dalam kegiatan, mulai RT, RW, Desa/Kelurahan terlebih lagi untuk kepentingan bangsa dan negara. “Para Anggota Satlinmas senantiasa peka terhadap perkembangan di lingkungan masing-masing dalam mewujudkan kondusifitas situasi di desanya menjelang pelaksanaan Pemilu 2019,” pintanya.

Tampak hadir dalam acara tersebut, sekitar 85 orang, antara lain Kasat Bimas Polres Mojokerto AKP Bambang S, Perwakilan KPU Kabupaten Mojokerto, Kabid Hubungan Antar Lembaga Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto, Mujiono, S.Pd, S.Sos, MM, Anggota Satlinmas selaku peserta sebanyak 72 orang, yang merupakan perwakilan tiap desa dari sembilan kecamatan yakni Kecamatan Trowulan, Sooko, Puri, Bangsal, Mojoanyar, Gedeg, Kemlagi, Jetis dan Dawarblandong. *Pendim-0815*

Bati Tuud Koramil 0815/18 Gondang Saksikan Pelantikan Perangkat Desa Dilem




Mojokerto, - Pemerintah Desa Dilem Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto menggelar pelantikan  dan  pengambilan sumpah tiga perangkat desa, bertempat di Balai Desa setempat, Selasa (06/11/2018). Kegiatan tersebut disaksikan Bati Tuud Koramil 0815/18 Gondang Peltu Puguh Utomo yang hadir mewakili Danramil.

Tiga Perangkat Desa Dilem yang dilantik dan diambil sumpah, yakni Woro Analupin (33) sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, Anun Masfufah (35) sebagai Kepala Seksi Pelayanan dan Dwi Indah Pertiwi (23) sebagai  Kepala Urusan Umum dan Perencanaan.

“Perangkat Desa yang baru dilantik dan diambil sumpah ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan, untuk itu segera beradaptasi dengan tupoksi masing-masing. Bekerja sama dan jaga kekompakan dengan sesama perangkat desa dalam melaksanakan tugas dan melayani masyarakat,” demikian dikatakan Kades Dilem, Zainul Arifin usai melantik dan mengambil sumpah ketiga perangkat desa.

Sementara Camat Gondang, Amat Susilo, S.Sos, MM., usai memberikan ucapan selamat, juga berpesan kepada tiga perangkat desa yang baru dilantik dan diambil sumpah, untuk bekerja dengan baik, jangan malu untuk bertanya kepada perangkat desa yang sudah berpengalaman, ke depan tugas akan semakin berat berkaitan dengan pelaksanaan Pemilu 2019.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasikan pengabdian saudara untuk kepentingan desa dan kemakmuran masyarakat Dilem,“ pintanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, sekitar 100 orang, antara lain Kapolsek Gondang diwakili Aiptu Hardi Sunarto, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Panitia Pengangkatan Perangkat Desa Dilem, Sumali, Ketua BPD, Ketua LPM, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan undangan. 

Untuk diketahui, pelantikan tiga perangkat desa ini merupakan hasil seleksi pada tanggal 24 Oktober 2018 bulan lalu. Saat seleksi tersebut, untuk Kasi Pemerintahan diikuti 2 orang calon/  peserta, Kasi Pelayanan diikuti  2 orang calon/peserta namun satu tidak hadir dan Kaur Umum dan Perencanaan diikuti 2 orang calon/peserta. *Pendim-0815*

Selasa, 06 November 2018

Tim Sergap Mabesad Datangi Wilayah Kodim 0815 Mojokerto




Mojokerto, -   Kolonel Czi Wayan Aditya selaku Ketua Tim Serapan Gabah Petani (Sergap) Markas Besar TNI AD (Mabesad) meninjau wilayah Kodim 0815 Mojokerto. Kehadiran Tim Sergap disambut Pasiter Kodim 0815 Kapten Arh Supriyono di Makodim 0815 Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (06/11/2018).

Pada kesempatan tersebut, Tim Sergap Mabesad melaksanakan rapat koordinasi dan tatap muka di Ruang Data Makodim 0815, yang dihadiri Ka Bulog Sub Divre IV Surabaya Selatan, Slamet Kurniawan, Kadistan Kabupaten Mojokerto yang diwakili Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Wastuti Mutyati, SP., M.Agr, dan Kepala Jabatan Fungsional Musuhadak, SP., M.Si, Pasi Binwanwil Ster Korem 082/CPYJ Mayor Arh Putu Ardana, Para Bati Tuud Koramil Jaran Kodim 0815, serta perwakilan Gapoktan/Poktan.

Pada saat Rakor, Tim Sergap Mabesad menerima paparan kegiatan Sergap di wilayah Mojokerto yang disampaikan Pasiterdim 0815 Kapten Arh Supriyono, diantaranya terkait kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Sergap, yaitu masa panen antar wilayah yang tidak bersamaan, mengakibatkan serapan gabah/beras saat panen raya tidak maksimal, Keterbatasan lantai jemur dan mesin penggilingan yang dimiliki Bulog sehingga gabah kering panen (GKP) petani tidak seluruhnya dibeli, kemarau yang berkepanjangan sehingga pasokan air berkurang dan mengakibatkan hasil panen kurang maksimal dan sebagian petani beralih varietas tanam dari tanaman padi ke varietas lain seperti jagung, kedelai dan kacang hijau.

Sementara Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan Kabupaten Mojokerto, Wastuti Mutyati, SP., M.Agr, yang memberikan gambaran tentang spesifikasi tekhnis sawah di wilayah Kabupaten Mojokerto yaitu, sawah irigasi tekhnis, irigasi setengah tekhnis dan sawah tadah hujan.  Disampaikan pula capaian luas tambah tanam (LTT) di awal Nopember  yang baru mencapai 40 hektar setiap harinya karena terkendala musim kemarau sehingga lahan-lahan kering belum bisa tanam.

Untuk permasalahan Sergap periode Oktober – Nopember, diantaranya panen padi yang tidak merata dan serempak di beberapa kecamatan yang menyebabkan harga gabah di tingkat petani lebih tinggi di atas harga Bulog terlebih saat ini Bulog hanya bisa menerima hasil panen dalam bentuk beras. “Untuk mengatasi ini, diperlukan pendampingan secara berkelanjutan untuk merubah mindset petani secara bertahap sehingga ke depan para petani dapat menjual hasil panen ke Bulog dalam bentuk beras,” ungkapnya.
  
Pada kesempatan Rakor dan tatap muka yang dilanjutkan tanya jawab dengan perwakilan Poktan/Gapoktan, Kolonel Czi I Wayan Aditya menegaskan, kegiatan Sergap di wilayah Mojokerto ini dilaksanakan guna mengetahui pelaksanaan Sergap serta kendala yang dihadapi di lapangan, sebagai bahan masukan sekaligus evaluasi program upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan dalam mendukung dan mensukseskan swasembada pangan, sehingga dapat dimaksimalkan di masa mendatang.

“Tentunya, kita akan fasilitasi terkait permasalahan pertanian yang ada di wilayah Mojokerto sesuai hasil tanya jawab dengan perwakilan Poktan/Gapoktan, di antaranya terkait irigasi, pupuk, Alsintan dan pembelian gabah oleh Bulog,” tandasnya.

Selanjutnya Tim Sergap Mabesad, Kolonel Czi I Wayan Aditya dengan didampingi Pasi Binwanwil Ster Korem 082/CPYJ Mayor Arh Putu Ardana Pasiterdim 0815 Kapten Arh Supriyono, Pejabat Distan dan Bulog menuju Gudang Bulog di Kelurahan Gunung Gedangan Kecamatan Magersari Kota Mojokerto.

Tidak cukup sampai di situ, Tim Sergap juga melaksanakan peninjauan lokasi penggilingan padi UD Sumber Rejeki milik H. Suwadi di Dusun Sadar Desa Sadar Tengah Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, dan diterima Ketua BPP Mojoanyar, Supramonorini, SP, Danposramil Mojoanyar yang diwakili Sertu Suratin.

Saat mengecek langsung ketersediaan beras di UD Sumber Rejeki, Tim Sergap Mabesad Kolonel Czi I Wayan Aditya, berdialog dengan H. Suwadi seputar proses pembelian padi sampai dengan penggilingan hingga distribusi beras.  
Disampaikan H. Suwadi, untuk hasil panen bulan ini per tanggal 6 Nopember 2018, harga panen ditingkat petani atau produsen rata rata  berkisar Rp 4.500,- hingga Rp 5.000,- per kilogram untuk gabah kering panen (GKP) dan Rp 5.600,-  hingga Rp 6.000,-  per kilogram untuk gabah kering giling (GKG). Sementara untuk harga beras medium baik di penggilingan maupun ditingkat petani yang mempunyai RMU  (Rice Milling Unit)  sekitar Rp 8.500,-  hingga Rp 9.000,-  per kilogram.

Usai kegiatan, Dandim 0815 melalui Pasiterdim 0815 Kapten Arh Supriyono, menuturkan peninjauan Tim Sergap Mabesad di wilayah Mojokerto bertujuan untuk mengoptimalkan pencapaian target serapan gabah petani.  “Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat diketahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Sergap, sehingga akan dicarikan solusi dalam penanganannya”, ungkapnya.*Pendim-0815*

Babinsa Koramil 0815/13 Kutorejo Bantu Petani Panen Jagung




Mojokerto, – Babinsa Koramil 0815/13 Kutorejo Kodim 0815 Mojokerto Kopda I Wayan Sudiana mendampingi petani panen jagung di Desa Windurejo Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (06/11/2018).
 
Panen jagung di lahan seluas 1,4 hektar milik Ahmad Jupri (56), Poktan Sumber Makmur,  Dusun Tambakrejo Desa Windurejo yang ditanami jenis jagung Hibrida BISI-18, dilakukan langsung pemilik lahan bersama buruh tani.

Menurut Babinsa Windurejo Kopda I Wayan Sudiana yang terjun di lokasi mengatakan, panen jagung di lahan seluas 1,4 hektar tersebut diperkirakan menghasilkan 12,5 ton.  Berarti dalam satu hektar mencapai kisaran 8,9 ton jagung. 

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Jupri (56), pemilik lahan jagung yang dipanen, menyampaikan rasa syukurnya atas hasil panen jagung miliknya yang cukup bagus. Kendati di musim kemarau namun panen jagung kali ini hasilnya cukup maksimal. 

Ahmad Jupri juga merasa senang dengan adanya Babinsa yang mendampinginya di saat panen jagung. Ucapan terima kasih juga terlontar dari Ahmad Jupri atas kehadiran Babinsa yang mendampingi dan turut memanen jagung di lahannya.

Terpisah, Danramil 0815/13 Kutorejo Kapten Inf  Didik Budi Santoso menuturkan, kegiatan pendampingan yang dilakukan para Babinsa tidak hanya saat panen, namun dilakukan mulai pendistribusian benih dan pupuk, pengolahan lahan, penyemaian bibit, masa tanam, masa perawatan hingga panen.

Masih tutur Danramil, selain tugas pokok, para Babinsa di Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) memiliki tanggung jawab untuk mendukung dan mensukseskan program swasembada pangan di wilayah melalui upaya pendampingan. 

“Dengan terjunnya para Babinsa dalam pendampingan, diharapkan mampu mengajak dan memotivasi petani untuk lebih giat lagi dalam meningkatkan produksi pertanian,” ungkapnya. *Pendim-0815*

Senin, 05 November 2018

Koramil 0815/04 Puri Kerahkan Babinsa Bantu Kelancaran Imunisasi Difteri


Mojokerto.- Koramil 0815/04 Puri Kodim 0815 Mojokerto mengerahkan sejumlah Babinsa untuk membantu kelancaran layanan kesehatan Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri putaran tiga di wilayah Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (05/11/2018).

Kali ini SDN Ketemasdungus  menjadi sasaran layanan imunisasi difteri. Tercatat sejumlah 156 siswa/siswi menerima layanan kesehatan yang disiapkan Petugas Medis dari UPT Puskesmas Puri dan  Bidan Desa setempat Tita Irawati, A.Md.,  Keb., beserta lima orang.

Dari sejumlah 156 siswa tersebut,  dari kelas I sebanyak 21 siswa/siswi, kelas II sebanyak 18, kelas III dan IV masing-masing 28 siswa, 29 siswa kelas V dan 32  siswa kelas VI.  Layanan kesehatan ini mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 0815/04 Puri Serda Sutrisno dibantu Sertu Imran bersama guru pendamping serta disaksikan Kepala Sekolah SDN Ketemasdungus HM. Syaiful Islam. 

Saat dikonfirmasi Danramil 0815/04 Puri Kodim 0815 Mojokerto Kapten Inf Sumiarso mengatakan, para Babinsa yang tersebar di setiap desa akan selalu hadir dalam di tengah-tengah masyarakat termasuk dalam  pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri. 

“Kehadiran Babinsa ini, selain melaksanakan pendampingan guna membantu kelancaran pelaksanaan ORI Difteri, juga dalam upaya pembinaan wilayah guna mendukung dan mensukseskan program pemerintah,” tegasnya.

“Ini bentuk peran serta sekaligus dukungan kita guna memaksimalkan sasaran ORI Difteri sesuai target pemerintah yakni peningkatan kualitas kesehatan masyarakat agar terbebas dari difteri.  Namun tentunya dalam pelaksanaannya melalui UPT Puskesmas bersama Bidan Desa di wilayah,” ungkapnya.  

Masih kata Danramil, di wilayah Koramil Puri, pelaksanaan imunisasi difteri ini sebenarnya sudah berlangsung sejak Kamis (01/11) pekan lalu dengan menyasar lima sekolah, yakni SDN Mlaten, TK dan SDI Sabilul Muhtadin, TK Dharma Wanita, dan TK Tunas Bangsa.  Layanan kesehatan imunisasi difteri di lokasi ini dilakukan Petugas UPT Puskesmas Puri, Satuman beserta Tim dengan didampingi Babinsa Mlaten Serka Mar’uf dibantu Sertu Suwandi.  

Dari kelima sekolah tersebut tercatat ada sekitar 813 siswa yang mendapat layanan imunisasi difteri, yaitu 355 siswa-siswi SDN Mlaten namun 18 siswa batal diimunisasi karena alasan kesehatan, kemudian 177 siswa SD Islam Sabilul Muhtadin dan 26 siswa batal diimunisasi karena alasan kesehatan, 140 siswa TK Sabilul Muhtadin, 86 siswa TK Tunas Bangsa dan 55 siswa TK Dharma Wanita.

Pabungdim 0815 : Jadikan Kebhinnekaan Sebagai Alat Pemersatu




Mojokerto, - Perwira Penghubung Kodim 0815 Mojokerto Mayor Arm Imam Duhri, menjadi salah satu pemateri pada kegiatan Pertemuan Kerja/Dialog Tokoh Agama & Umaro Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mojokerto Tahun 2018, di Aula Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Majapahit, Jalan Raya Jabon KM 2, Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (05/11/2018).

Kegiatan bertemakan “Upaya Menyamakan Persepsi Harmonisasi Sosial Dalam Keberagaman Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”, dengan penanggung jawab Ketua MUI Kabupaten Mojokerto KH. Mashul Ismail dan Sekretaris Umum MUI Kab. Mojokerto Drs. KH. Cholil Arphaphy, MM, serta diikuti sekitar 175 orang, dihadiri antara lain, Perwakilan Pengurus MUI Kecamatan, FKUB, Pengurus PCNU dan MWCNU, Pengurus PD Muhammadiyah, Pimpinan Ponpes, Tokoh Agama, OPD, Forpimka Mojoanyar, Budayawan dan undangan. 

Dalam materi bertajuk Menumbuhkan Integritas Bangsa Dalam Multikultural “Kebhinnekaan Nasional”, Pabungdim 0815 Mojokerto Mayor Arm Imam Duhri, memaparkan Ke-Bhinneka-an Nasional yang terdiri dari profesi, suku bangsa, ras, agama, budaya, dan lain-lain, di samping sebagai sumber kekayaan nasional juga merupakan potensi ancaman.

Dijelaskan Pabung, persatuan dan kesatuan dalam keberagaman harus dipahami oleh setiap warga masyarakat agar dapat mewujudkan kehidupan yang serasi, selaras dan seimbang.  Selain itu, guna mewujudkan pergaulan antar sesama yang lebih akrab, agar perbedaan yang ada tidak menjadi sumber masalah sehingga proses pembangunan di daerah berjalan lancar dan berkesinambungan.

Namun, lanjut Pabung, seiring berjalannya waktu terlebih di tengah modernisasi zaman dan era globalisasi seperti saat ini, nilai-nilai kebhinnekaan mulai luntur bahkan terancam dikarenakan lemahnya penegakkan hukum, banyaknya kasus bernuansa SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan), minimnya pendidikan kewarganegaraan serta munculnya gejala-gejala intoleransi yang mengoyak keberagaman seperti geng pelajar, tawuran antar sekolah, tawuran antar kampung, dan lain-lain.

“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut namun harus dicarikan solusi untuk mengatasinya, diantaranya melalui literasi media tentang bagaimana menggunakan media sosial secara benar dan mampu memfilter berita hoax, pentingnya mengembalikan pendidikan moral baik secara formal maupun informal, mendorong mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) yang harus ikut memikirkan dan mencari solusi guna mengatasi situasi kondisi nasional saat ini. Selain itu, tidak kalah pentingnya, kita jalin kerukunan agar tercipta persatuan dan kesatuan dalam memantapkan perdamaian abadi guna mewujudkan keadilan sosial,” tandasnya.

Pabung juga mengingatkan tentang pentingnya pemahaman dan implementasi Empat Pilar Kebangsaan atau Empat Konsensus Berbangsa dan Bernegara, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagi bentuk negara sekaligus rumah bersama bagi penduduk indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, Miangas hingga Pulau Rote, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.  

Sementara Ketua MUI Kabupaten Mojokerto, KH. Mashul Ismail, dalam pengantarnya, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bersinergi dengan MUI,  FKUB,  FPK dan Bakesbang Kabupaten Mojokerto sehingga dapat mendukung terlaksananya kegiatan Dialog Ulama, Tokoh Agama dan Umaro Se-Kabupaten Mojokerto dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI melalui profesi masing-masing demi menunjang stabilitas Nasional NKRI.

Selain Pabung, pemateri lain yang dihadirkan dalam kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi, SH, yakni dari MUI Propinsi Jatim, Ainul Yaqin,  dan Polres Mojokerto Kasat Binmas AKP Drs. Bambang Sujatmiko. *Pendim-0815*