Sabtu, 18 Mei 2019

Meski Puasa Babinsa Pos Ramil Mojoanyar Aktif Dampingi Petani Panen Padi




Mojokerto, - Babinsa Kwatu Pos Ramil Mojoanyar Kodim 0815 Mojokerto Serda Sumiran, melaksanakan pendampingan Upsus Ketahanan Pangan, di Dusun Kwatu Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jum’at  (17/05/2019).

Menurut Serda Sumiran, kegiatan pendampingan ketahanan pangan berupa panen padi berlangsung di lahan seluas 3.000 meter yang ditanami jenis padi varietas Inpari-32,  milik H. Romli, anggota Poktan Tani Kuat, Dusun/Desa Kwatu. 

Serda Sumiran menambahkan, panen padi di lokasi tersebut, menghasilkan gabah seberat 2,5 ton, berarti dalam satu hektar, produktivitas panen mencapai 7,25 ton.  Untuk harga gabah kering panen (GKP) saat ini di tingkat petani dihargai Rp 4.000,- per kilogram, sedangkan gabah kering panen (GKP) mencapai Rp 5.000,- per kilogram.

“Hasil panen ini tentunya sangat menggembirakan bagi petani, karena di beberapa lokasi sebagian petani tidak bisa maksimal dalam memanen padi akibat adanya padi yang rebah karena diguyur hujan,” imbuhnya.

Sehari sebelumnya, Kamis (16/05), pendampingan panen padi juga berlangsung di Dusun Rangkah Desa Sumberjati.  Panen padi di lahan seluas 4.000 meter yang ditanami jenis padi varietas Inpari-32, milik Sukiman, anggota Poktan Sri Rejeki III, mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Sumberjati, Kopka Raino.

Pada kesempatan berbeda, Danpos Ramil Mojoanyar Lettu Inf Akhmad Rifa’i menuturkan, aktivitas pendampingan Upsus Pajale ini hingga saat ini masih dilakukan para Babinsa di wilayah binaan masing-masing.

“Hal ini dilakukan guna memotivasi sekaligus membantu petani dalam mewujudkan swasembada pangan. Bila pencapaian swasembada pangan terwujud, maka dengan sendirinya pendapatan petani akan bertambah,” tegasnya.
 
Masih kata Danpos, untuk mengoptimalkan pencapaian swasembada pangan di wilayah, para Babinsa harus bersinergi dengan PPL dan Poktan, untuk terus memberikan penyuluhan, pengawalan dan pendampingan sejak masa pengolahan lahan, perawatan tanaman hingga masa panen tiba. 

“Dengan demikian maka siklus pangan akan terus berlangsung tanpa kendati ada hambatan namun tentunya akan diminimalisir oleh petugas lapangan bersama Poktan dan petani itu sendiri,” pungkasnya.

Kodim 0815 Mojokerto Bareng LCC Gowes Night Riding

Mojokerto, - Kodim 0815 Mojokerto Bersama Komunitas Gowes Lodeh Cycling Club (LCC) menggelar Gowes Night Riding dengan titik start di Makodim 0815 Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Jum’at (17/05/2019) malam.  


Tidak kurang dari 120 orang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, antara lain Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH., selaku Pembina LCC, Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf MJ. Arifin beserta Perwira Staf dan Danramil Jajaran, Wapres LCC, Dr. Didik Chusnul Yaqin, S.Sos., M.Si., beserta Pengurus, Pasi Komsos Sterrem 082/CPYJ Mayor Inf Nuryakin, S.Sos selaku Divisi Operasional LCC,  serta anggota LCC.


Usai pemanasan dilaksanakan pemberangkatan peserta Gowes Night Riding dengan jarak tempuh 22 kilometer, melalui route start Makodim 0815 – Jalan Majapahit - Jalan Yos Sudarso - Jalan Brawijaya - Jembatan Pulo - Jalan Pulorejo - Hutan Kota - Jembatan Rejoto – Kelurahan Blooto – Karang Kedawang – Mojoranu - Sasap - Bicak – Panggih – Klinterejo – Kedungmaling sebagai Pitstop untuk acara penyerahan santunan anak yatim piatu Darul Al-Iksan Desa Brangkal, berlangsung di Rumah H. Amir Solehudin Dusun/Desa Kedungmaling. 


Pada kesempatan tersebut, Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH., menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-5 bagi LCC Indonesia semoga terus berkontribusi bagi kemajuan Mojokerto.   


“LCC ini merupakan wadah dari bermacam-macam profesi.  Dari bermacam macam profesi ini kita bisa merajut kebersamaan dan kekompakan.  Kegiatan Night Riding dan penyerahan santunan bagi anak yatim ini dalam rangka HUT Ke-55 LCC Indonesia,” ungkap Dandim seraya menyerahkan santunan bagi 22 anak yatim, yang diikuti para Pengurus LCC Indonesia. 


Usai penyerahan santunan selanjutnya rombongan Gowes Night Riding menuju Makodim 0815 Mojokerto melalui route, Kedungmaling – Sambiroto - Surodinawan - Jalan Brawijaya - Jalan Majapahit - finish Makodim 0815.

Jumat, 17 Mei 2019

Danramil 0815/16 Pacet Himbau Warga Jaga Kondusifitas Wilayah




Mojokerto, - Peran serta semua warga negara sangat diperlukan dalam rangka mewujudkan situasi yang kondusif, untuk itu jangan mudah terpengaruh isu atau berita yang beredar yang belum tentu kebenarannya, yang bertujuan menciptakan instabilitas di wilayah.

Hal tersebut disampaikan Danramil 0815/16 Pacet Kodim 0815 Mojokerto Kapten Inf Heru Widodo Cahyono Putro, saat menghadiri dan memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Panitia Pemilihan Kepala Desa Sajen, yang berlangsung di Balai Desa Sajen, Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (15/05/2019) malam.

Lebih lanjut Danramil menegaskan, tugas Panitia Pilkades sangat berat, untuk itu jaga kebersamaan, kekompakan, dan pegang teguh netralitas untuk tidak memihak kepada salah satu calon Kades sehingga tidak terjadi konflik di antara warga atau para pendukung calon.

“Semua pihak harus berperan serta untuk mendukung dan membantu kelancaran proses pesta demokrasi di Desa Sajen, sehingga berlangsung aman dan kondusif,” ajaknya. 

Sementara,  Ketua Panitia Pilkades Desa Sajen, Priyo Utomo mengatakan, pihaknya siap melaksanakan tugas sebagai panitia Pilkades dengan sebaik-baiknya dan menghimbau semua pihak untuk membantu menjaga situasi agar pelaksanaan Pilkades Desa Sajen dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman.

Usai prosesi pelantikan Panitia Pilkades, dilanjutkan sosialisasi Pilkades Serentak Tahun 2019 oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Pacet, Agus Sudarisman, S.Sos.

Hadir dalam kegiatan sekitar 60 orang, antara lain Camat Pacet diwakili Sekcam Drs. Mokhammad Jainul Arifin, MM., Kapolsek Pacet diwakili Bhabinkamtibmas Sajen Bripka Arisnanto, Kades Sajen Syaiful Huda beserta perangkat, Babinsa, Ketua BPBD beserta anggota, Ketua dan Anggota Panitia Pilkades dan undangan lainnya.

Security alert

New device signed in to
penerangankodim0815mjk@gmail.com
Your Google Account was just signed in to from a new Windows device. You're getting this email to make sure it was you.
You received this email to let you know about important changes to your Google Account and services.

Kamis, 16 Mei 2019

Babinsa Randubango Koramil 0815/09 Mojosari Dampingi Poktan Pengairan Lahan Sawah




Mojokerto, -  Babinsa Koramil 0815/09 Mojosari Kodim 0815 Mojokerto Serka Kholiq melaksanakan pendampingan Upsus ketahanan pangan di lokasi Poktan Margo Tani, Dusun Krembungdumpul, Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (15/05/2019).

Babinsa Randubango, Serka Kholiq mengatakan, pengairan lahan sawah seluas dua hektar di lahan milik Abah Rojin menggunakan satu unit mesin diesel pompa air dilkerjakan bersama anggota Poktan Margo Tani, Dusun Krembungdumpul.
  
“Pengairan dengan pompa diesel ini dilakukan, karena curah hujan mulai berkurang dan irigasi pertanian mulai menyusut. Sehingga untuk mempercepat proses pengairan dilakukan dengan bantuan mesin pompa air, yang di mulai sejak pagi hingga malam hari,” ungkapnya.

Serka Kholiq menambahkan, pengairan lahan sawah ini dilakukan sebagai persiapan masa tanam yang akan berlangsung dalam pekan ini.  Pada saat tanam nanti, lahan akan digenangi air dengan ketinggian antara 2 – 5 centimeter atau macak-macak.  Hal ini dilakukan untuk memudahkan petani dalam proses tanam bibit padi.

Masih kata Serka Kholiq, kondisi macak-macak ini akan berlangsung sampai dengan 14 hari setelah tanam sampai dengan pemupukan pertama tanaman padi.  “Bila kebutuhan air tercukupi, maka tanaman akan tumbuh dan berkembang secara normal sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi pertanian”, imbuhnya.

Sementara itu, Danramil 0815/09 Mojosari Kapten Arh Anang Supriyanto mengatakan, pengairan merupakan salah satu kunci utama dalam budidaya tanaman padi, karena baik tidaknya produktivitas padi ini salah satunya tergantung faktor pengaturan dan pengelolaan air. 

“Untuk mencapai hasil yang maksimal, sebaiknya pengairan lahan dilakukan secara berselang, artinya lahan harus dalam kondisi tergenang dan kering secara bergantian,” pungkas Danramil.

Rabu, 15 Mei 2019

Bersama Petani Babinsa Windurejo Rawat Tanaman Padi

Mojokerto, - Sejumlah Babinsa Koramil 0815/13 Kutorejo Kodim 0815 Mojokerto dikerahkan untuk melaksanakan Upsus pendampingan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (15/05/2019).


Seperti Kopda I Wayan Sudiasa yang mendampingi petani melakukan pemupukan tanaman padi varietas Ciherang, di lahan seluas 8.000 meter yang ditanami jebis padi varietas Ciherang, milik Supangat, Anggota Poktan Rukun Tani, Dusun Sidorejo Desa Tambunrejo.   


Babinsa Windurejo, Kopda I Wayan Sudiasa menjelaskan, pemupukan merupakan bagian dari tahapan perawatan tanaman padi.  Pemupukan ini dilakukan untuk menjaga kesuburan tanah agar mampu menopang kebutuhan unsur hara pada tanaman. 


“Selain itu, melalui pemupukan ini dapat mengantisipasi serangan hama dan penyakit, sehingga tanaman menjadi sehat.  Pemupukan juga dapat memperbaiki struktur tanah agar tanah mampu mengikat air, dan tanaman tumbuh secara maksimal,” tegasnya.


“Namun tentunya, dalam pemupukan itu harus dilakukan secara berimbang, tepat jenis, tepat cara, tepat waktu, dan tepat ukuran/dosis, sesuai yang dianjurkan PPL sehingga hasilnya lebih optimal,” imbuhnya.


Masih di wilayah Kutorejo, aktivitas pendampingan juga berlangsung di lahan milik Abdul Manaf, Anggota Poktan Sumber Makmur, Desa Kertosari. Di lahan seluas 1,4 hektar yang ditanami jenis padi varietas IR-64, dilakukan perawatan tanaman padi berupa penyiangan gulma oleh petani dengan didampingi Babinsa setempat, Sertu Erwin Dayana.  


Sementara Babinsa Kepuh Pandak Sertu Abdul Kholiq, melaksanakan pendampingan penyemprotan tanaman padi di lahan seluas 1,2 hektar yang ditanami jenis padi varietas IR-64, milik Al-Kodim, Anggota Poktan Sentosa.  Di areal persawahan ini, penyemprotan herbisida menggunakan satu unit handspayer.

Selasa, 14 Mei 2019

Kodim 0815 Mojokerto Terima Tim Bimnis Pusterad

Mojokerto, - Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) menurunkan Tim untuk melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimnis) Ketatalaksanaan Binter di   Kodim 0815 Mojokerto dan Koramil Jajaran.


Bimbingan Teknis ini merupakan suatu proses kegiatan manajemen teritorial di tingkat Koramil yang bertujuan sebagai pedoman dalam penyusunan rencana kegiatan Binter Koramil sekaligus bahan masukan dalam penyusunan Sisrendal Binter dan Produk Binter lainnya. Untuk itu, maka Koramil Jajaran Kodim 0815 Mojokerto menerima Bimnis Ketatalaksanaan Binter dari  Pusterad sebagai pembina fungsi teritorial.


Kehadiran Tim dari Pusterad yang dipimpin Pamen Ahli Bidang Sishanneg Pusterad, Kolonel Inf Amrizen, SE., MM., diterima Kasdim 0815 Mayor Inf MJ Arifin beserta Perwira Staf, di Aula Makodim 0815 Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur,  Selasa (14/05/2019). 


Kolonel Inf Amrizen, SE., MM., mengatakan, Pusterad memiliki tugas pokok menyelenggarakan pembinaan fungsi teknis teritorial di lingkungan TNI AD. Sebagai pembina fungsi teritorial, Pusterad menyelenggarakan pembinaan Binter TNI AD melalui pembinaan sistem dan metoda, pembinaan Binter, Pembinaan Pendidikan dan Latihan, Pembinaan Pengkajian dan Pengembangan serta Satuan Intelijen Teritorial sesuai perkembangan lingkungan strategis.


Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan satuan dan Prajurit TNI AD agar memiliki kemampuan untuk melaksanakan Binter TNIAD secara profesional dan proporsional untuk kepentingan pertahanan negara di darat dan peningkatan kesejahteraan rakyat sehingga ke depannya Satkowil di Jajaran TNI AD dapat melaksanakan tugas pokok dan ikut membantu Pemda dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Perlu diketahui, bahwa pembinaan teritorial merupakan fungsi utama dari TNI AD yang memiliki fungsi membantu pemerintah dalam pengelolaan potensi nasional melalui pembinaan kemampuan teritorial, pembinaan ketahanan wilayah, komunikasi sosial dan bakti TNI.   


Usai menerima arahan dari Ketua Tim Bimnis Pusterad, pada kesempatan tersebut, Anggota Tim Pusterad yakni Mayor Arh Boy Iswarmen memberikan materi Bimbingan Teknis Ketatalaksanaan Binter kepada para Danramil, Bati Tuud dan Operator Koramil Jajaran Kodim 0815 Mojokerto. Turut serta dalam kegiatan tersebut, antara lain Pasi Ter Kodim 0815 Mojokerto Kapten Arh Supriyono beserta para Bati Ster Kodim 0815 Mojokerto.

Senin, 13 Mei 2019

Babinsa Koramil 0815/04 Puri Maksimalkan Percepatan Tanam




Mojokerto, - Petani di beberapa desa wilayah Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dalam sepekan ini mulai tanam padi. Benih padi yang disemai hampir satu bulan lalu, kini siap ditanam di lahan yang sudah dipersiapkan. 

Menariknya kegiatan cabut benih dan tanam padi ini mendapat pendampingan langsung dari beberapa Babinsa Koramil 0815/04 Puri Kodim 0815 Mojokerto.  Salah satunya Serma Muhammad Ma’ruf yang turun langsung mendampingi cabut benih siap tanam di lahan milik Suladi, anggota Poktan Sido Makmur III, Dusun Bedog, Desa Mlaten.

“Pencabutan benih siap tanam varietas Ciherang ini dilakukan secara manual dan dialokasikan untuk areal pertanian seluas 3.000 meter, milik Pak Suladi,” ungkap Serma Muhammad Ma’ruf di sela-sela pendampingan.
     
Serma Muhammad Ma’ruf menambahkan, aktivitas pendampingan yang dilakukannya merupakan tugas tambahan dalam rangka mengoptimalkan percepatan tanam di wilayah binaan.

Di tempat berbeda, Serka Rizal Bastian, Babinsa Kebonagung Koramil 0815/04 Puri, juga melaksanakan pendampingan tanam padi varietas Ciherang di lahan seluas satu hektar milik Suhendro, anggota Poktan Rukun Utomo 2, Dusun Kali Putih Desa Kebonagung. Di lokasi ini, kegiatan tanam padi dilakukan secara manual dan menggunakan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) berupa transplanter rice.

Sementara itu, Babinsa Tangunan Sertu Suwandi, melaksanakan pendampingan penyiangan gulma di lahan seluas 5.000 meter milik Sutikno, anggota Poktan Tani Makmur 2, yang ditanami padi varietas IR64 berumur 30 hari. Penyiangan gulma di lokasi ini, dilakukan secara manual dengan bantuan buruh tani dari desa sekitar.

Pada kesempatan berbeda, Danramil 0815/04 Puri Kapten Inf Sumiarso mengatakan, para Babinsa selalu proaktif melaksanakan tugas pendampingan terhadap para petani di wilayah binaan dengan tujuan untuk membantu sekaligus mengawal kelancaran proses produksi pangan sehingga target pencapaian swasembada pangan dapat diwujudkan.

“Tidak itu saja, dengan turunnya Babinsa ke lapangan diharapkan mampu menjadi solusi bila ada kendala atau hambatan yang dihadapi petani, namun tentunya dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan Poktan dan PPL setempat,” ungkapnya.

Babinsa Lebak Jabung Dampingi Petani Tanam Jagung

Mojokerto, -  Dalam upaya membantu meningkatkan ketahanan pangan di wilayah, Babinsa Lebak Jabung Koramil 0815/15 Jatirejo Kodim 0815 Mojokerto Serda Wahyudi, mendampingi petani tanam jagung di Dusun Jabung, Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (13/05/2019).   


Di lahan seluas 5.000 meter milik Ibu Sumiatun, Anggota Kelompok Tani Moro Seneng, penanaman jagung Hibrida Bisi 816 dilakukan secara manual dengan menggunakan tenaga manusia dari dusun/desa sekitar.  Selain Babinsa, tampak pula PPL setempat Mahmud bersama Kapoktan Moro Seneng, H. Tono. 


“Aktivitas pendampingan terhadap petani merupakan salah satu upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan untuk komoditas Pajale (Padi, Jagung, dan Kedelai) di wilayah binaan,” ungkap Serda Wahyudi saat di lokasi tanam jagung.


Serda Wahyudi menambahkan, tanaman jagung merupakan komoditas pangan utama setelah tanaman padi, yang banyak dikonsumi sebagian masyarakat sebagai makanan pokok dan sejumlah manfaat lainnya. 


“Selain itu jagung juga digunakan untuk makanan ringan dan pakan ternak termasuk daun dan batangnya (tebon). Tidak itu saja, jagung juga digunakan untuk bahkan baku sejumlah penganan lainnya,” tambahnya.  


Pantauan di lapangan, tampak Babinsa bersama PPL, Ka Poktan dan sejumlah petani secara gotong royong melakukan penanaman jagung. Sebagian dari mereka membuat lubang dengan menggunakan kayu (Gejig) dan sebagian memasukan benih jagung pada lubang yang sudah disiapkan. 


Sementara Danramil 0815/15 Jatirejo Kapten Inf Supriyanto mengungkapkan, pendampingan ketahanan pangan atau yang dikenal dengan “Upsus Pajale” yang dilakukan Babinsa bersama PPL tidak hanya untuk petani padi, namun dilakukan juga untuk petani jagung dan kedelai, mulai pendistribusian benih dan pupuk, pengolahan lahan, masa perawatan hingga panen.  


“Melalui pendampingan ini diharapkan, dapat membantu tercapainya ketersediaan pangan di wilayah Jatirejo khususnya komoditas padi, jagung dan kedelai.  Paling tidak dengan hadirnya Babinsa mampu memberikan semangat bagi petani untuk meningkatkan produksi secara maksimal,” pungkas pria kelahiran Brangkal, Sooko, Mojokerto.