Mojokerto,- Sejumlah harga kebutuhan pokok
masyarakat di pasar tradisional mengalami kenaikan yang sangat signifikan.
Bahkan, kenaikan harga itu, sudah terjadi sepekan terakhir ini di Mojokerto. Seperti yang tercatat
saat ini, harga telur per kilogramnya sudah mencapai Rp 21.000, bawang merah
berkisar Rp 12.000 per kilogram, bawang putih Rp 38.000 per kilogram dan harga
cabai kecil melonjak menjadi Rp 47.000 per kilogramnya. Hal itu, dikatakan
oleh Warsinah (47) salah satu pengunjung bazar murah yang dibuka langsung oleh
Korem 082/CPYJ. Sabtu, 20 Mei 2017 pagi.
Menurutnya, pelonjakan
harga yang terjadi di pasar tradisional tersebut, seakan menjadikan dirinya
prihatin. Bahkan, untuk mensiasati hal itu, dirinya rela untuk mengurangi
kebutuhan yang akan dibelinya. “Saat ke pasar tradisional, saya harus bisa
berspekulasi sebelum membeli kebutuhan dapur yang saya butuhkan,” cetusnya.
Kendati demikian, kata
Warsinah, keberadaan bazar murah yang digelar oleh Korem saat ini, dinilai
sangat membantu dirinya dalam menghadapi bulan suci ramadhan yang akan datang.
“Keberadaan bazar murah ini sangat membantu kebutuhan dapur saya. Semua harga
kebutuhan disini relative sangat murah,” kata dia.
Sementara itu, Kepala
Staf Korem (Kasrem) 082/CPYJ, Letkol Inf Moch Sulistiono mengatakan, terdapat
beberapa produk unggulan yang telah tersedia di dalam bazar tersebut. Bahkan,
produk-produk tersebut siap dijual dengan harga yang sangat miring.
Beberapa hari ini kan
kita terima keluhan-keluhan masyarakat mengenai pelonjakan harga tersebut. Maka
dari itu, untuk meringankan beban mereka menjelang bulan suci ramadhan ini,
kita buka bazar murah disini,” terang Letkol Sulistiono yang datang ke lokasi
bazar murah mewakili Komandan Korem (Danrem) 082/CPYJ, Kolonel Kav Gathut Setyo
Utomo.
Ia menjelaskan,
produk-produk yang dijual tersebut merupakan produk unggulan dari setiap Kodim
maupun Koramil yang berada di wilayah tugas Korem 082/CPYJ. Bahkan, ia menilai,
produk tersebut juga tidak kalah higienis dan terjamin kualitasnya dengan
produk yang berada di pasar tradisional.
“Semua produk disini
merupakan produk unggulan dari Koramil dan Kodim di wilayah tugas Kore
082/CPYJ. Kalau masalah kualitas, jangan ditanya lagi. Kami jamin 100%,” tukas
Kasrem.
Rencananya, bazar
murah tersebut, akan digelar selama dua hari berturut-turut. Bahkan, seluruh
masyarakat yang berada di Mojokerto, diperbolehkan untuk hadir ke lokasi
tersebut.
Pelaksanannya mulai
tanggal 20-21 Mei, semua masyarakat boleh datang kesini. Namanya saja bazar,
jadi ya dibuka untuk umum,” cetusnya.
(Penrem 082/CPYJ).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar